• Tentang UGM
  • FK-KMK UGM
  • Program Studi FK-KMK UGM
    • Program Studi S1
    • Program Studi S2
    • Program Studi S3
    • Program Pendidikan Dokter Spesialis
  • Rumah Sakit Akademik
  • Fasilitas Kemahasiswaan
  • Gallery
  • Hubungi Kami
Universitas Gadjah Mada Departemen Anatomi
Fakultas Kedokteran
Universitas Gadjah Mada
  • Profil Bagian
    • Visi & Misi
    • Sejarah Pendirian
    • Sejarah Kepengurusan
    • Arsip Berita
  • Akademik
    • Program Pendidikan
    • Program Sarjana
  • Penelitian
    • Variasi Modul
  • Galleries
  • Kagama
  • Beranda
  • Berita
  • Forum Kolaborasi Akademisi, Industri dan Pemerintah Perkuat Pengembangan Terapi Berbasis Sel Punca

Forum Kolaborasi Akademisi, Industri dan Pemerintah Perkuat Pengembangan Terapi Berbasis Sel Punca

  • Berita
  • 30 June 2026, 10.52
  • Oleh: ratih.yuniartha
  • 0

Dosen Departemen Anatomi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Nur Arfian., Ph.D, PAK(K) menjadi salah satu narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Ekosistem Uji Klinik Sel Punca dan Turunannya melalui Kolaborasi Academia, Business and Government” yang diselenggarakan pada Selasa (23/6/2026) di Ruang Student Center Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM.

Kegiatan yang menghadirkan perwakilan pemerintah dalam hal ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), akademisi, dan industri ini bertujuan memperkuat ekosistem pengembangan serta uji klinik produk sel punca dan turunannya di Indonesia. Forum ini menjadi wadah diskusi untuk mempercepat hilirisasi hasil penelitian menuju pemanfaatan klinis yang aman, efektif, dan sesuai regulasi.

Dalam sesi paparan, dr. Arfi mempresentasikan materi mengenai “Penelitian Eksosom pada Model Gagal Ginjal Kronis”. Paparan tersebut mengulas perkembangan penelitian eksosom sebagai salah satu terapi berbasis produk turunan sel punca yang memiliki potensi dalam penanganan penyakit ginjal kronis.

Selain paparan dari tim peneliti UGM, kegiatan ini juga menghadirkan Direktur Registrasi Obat  (BPOM) yang membahas regulasi pengembangan dan registrasi produk sel punca dan turunannya, serta Head of Product Development PT Bifarma Adiluhung yang memaparkan tantangan dalam pengembangan produk sel punca. Pada akhir pemaparan dilanjutkan dengan diiskusi interaktif dengan peserta yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara unsur Academia, Business, and Government dalam mendukung pengembangan terapi inovatif di Indonesia.

Dengan terselenggaranya forum ini mencerminkan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pengembangan inovasi terapi berbasis sel punca dan eksosom, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri untuk mempercepat inovasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tags: SDG 17 SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 3 SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 9 SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Universitas Gadjah Mada

FAKULTAS KEDOKTERAN,

KESEHATAN MASYARAKAT

DAN KEPERAWATAN

Universitas Gadjah Mada

Jl.Farmako Sekip Utara,Yogyakarta 55281 Indonesia

dekan.fk@ugm.ac.id
+62 274 560300
+62 274 581876

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY