Dosen Departemen Anatomi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Nur Arfian., Ph.D, PAK(K) menjadi salah satu narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Ekosistem Uji Klinik Sel Punca dan Turunannya melalui Kolaborasi Academia, Business and Government” yang diselenggarakan pada Selasa (23/6/2026) di Ruang Student Center Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM.
Kegiatan yang menghadirkan perwakilan pemerintah dalam hal ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), akademisi, dan industri ini bertujuan memperkuat ekosistem pengembangan serta uji klinik produk sel punca dan turunannya di Indonesia. Forum ini menjadi wadah diskusi untuk mempercepat hilirisasi hasil penelitian menuju pemanfaatan klinis yang aman, efektif, dan sesuai regulasi.
Dalam sesi paparan, dr. Arfi mempresentasikan materi mengenai “Penelitian Eksosom pada Model Gagal Ginjal Kronis”. Paparan tersebut mengulas perkembangan penelitian eksosom sebagai salah satu terapi berbasis produk turunan sel punca yang memiliki potensi dalam penanganan penyakit ginjal kronis.
Selain paparan dari tim peneliti UGM, kegiatan ini juga menghadirkan Direktur Registrasi Obat (BPOM) yang membahas regulasi pengembangan dan registrasi produk sel punca dan turunannya, serta Head of Product Development PT Bifarma Adiluhung yang memaparkan tantangan dalam pengembangan produk sel punca. Pada akhir pemaparan dilanjutkan dengan diiskusi interaktif dengan peserta yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara unsur Academia, Business, and Government dalam mendukung pengembangan terapi inovatif di Indonesia.
Dengan terselenggaranya forum ini mencerminkan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pengembangan inovasi terapi berbasis sel punca dan eksosom, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri untuk mempercepat inovasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat.