FK-KMK – dr. Nur Arfian, Ph.D., PAK(K), dosen Departemen Anatomi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada, menjadi narasumber dalam kegiatan Podcast Webinar Anatomi (CHILL TALK): Bincang Santai Seputar Ide Pengembangan Anatomi yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Ahli Anatomi Indonesia (PAAI) Cabang Aceh–Sumatera Utara pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini terselenggara atas kerja sama antara Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Syiah Kuala, dan Institut Kesehatan Deli Husada.
Dalam kegiatan tersebut, dr. Nur Arfian yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Ahli Anatomi Indonesia (PB PAAI) serta Ketua Program Studi Magister Ilmu Biomedik FK-KMK UGM menyampaikan berbagai gagasan strategis mengenai pengembangan ilmu anatomi di Indonesia. Diskusi berlangsung dalam suasana santai namun tetap ilmiah, dengan menyoroti tantangan dan peluang pengembangan pendidikan anatomi di era transformasi digital, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan kolaborasi antar institusi pendidikan dan organisasi profesi.
Melalui forum ini, dr. Nur Arfian menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran anatomi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia pendidikan kesehatan. Selain itu, beliau juga mengajak para akademisi, mahasiswa, dan praktisi kesehatan untuk terus membangun jejaring kolaboratif guna mendukung kemajuan ilmu anatomi di Indonesia. Kegiatan yang dimoderatori oleh Dr(HC). dr. Hendra Sutysna, M.Biomed., Sp.KKLP., AIFO-K., PAK(K) ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan institusi kesehatan di Indonesia.
Partisipasi dr. Nur Arfian sebagai narasumber dalam webinar ini sejalan dengan upaya Departemen Anatomi FK-KMK UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan akses terhadap pendidikan berkualitas dan pengembangan kapasitas akademik, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antar perguruan tinggi, organisasi profesi, dan institusi kesehatan dalam memajukan pendidikan dan penelitian di bidang anatomi. (Penulis: Yusuf Choirul)


