Yogyakarta, 16 Maret 2026 — Departemen Anatomi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FK UMP). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan laboratorium anatomi sebagai sarana penting dalam menunjang pencapaian kompetensi mahasiswa kedokteran.
Rombongan FK UMP yang hadir terdiri dari dua dosen anatomi, satu tenaga laboran dan dua puluh dua asisten mahasiswa anatomi. Kunjungan ini menjadi momentum untuk bertukar pengalaman sekaligus mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan pembelajaran anatomi di lingkungan pendidikan kedokteran.
Kegiatan diawali dengan rangkaian kuliah dari para pakar di Departemen Anatomi FK-KMK UGM. dr. Nur Arfian, Ph.D. memaparkan mengenai berbagai modalitas pembelajaran anatomi yang diterapkan untuk mendukung pemahaman mahasiswa secara komprehensif. Selanjutnya, dr. Junaedy Yunus, M.Sc., Ph.D. menyampaikan materi mengenai manajemen asisten anatomi, yang memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan praktikum di laboratorium. Sementara itu, Dr. dr. Santosa Budiharjo, M.Kes., PA(K) menjelaskan tentang penggunaan kadaver dalam pendidikan kedokteran, mencakup aspek etika, pengelolaan, serta kontribusinya dalam meningkatkan keterampilan klinis mahasiswa.
Setelah sesi kuliah pakar, kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman antara asisten anatomi mahasiswa FK-KMK UGM dan FK UMP. Dalam sesi ini, para mahasiswa mendiskusikan berbagai pengalaman terkait metode pembelajaran praktikum, peran asisten dalam mendukung kegiatan laboratorium, serta berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pembelajaran anatomi.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Baik staf pengajar maupun mahasiswa dari kedua institusi menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung.
Syafiq, mahasiswa FK UMP yang juga merupakan asisten anatomi, menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan banyak manfaat bagi dirinya dan rekan-rekannya. “Sebagai asisten mahasiswa anatomi yang masih baru, kunjungan ini memberikan banyak manfaat positif, baik dari sesi kuliah maupun tour laboratorium. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi Departemen Anatomi FK UMP untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik,”ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Departemen Anatomi FK UMP, Dr. Andi Muh. Maulana, S.Si., M.Sc., berharap kunjungan ini dapat menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara kedua institusi. “Besar harapan kami ke depannya dapat terjalin kolaborasi yang lebih erat antara FK-KMK UGM dan FK UMP, khususnya dalam pengembangan pembelajaran anatomi serta pengelolaan laboratorium pendidikan kedokteran,” tuturnya.
Kegiatan studi banding ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar institusi, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education)melalui peningkatan kualitas pendidikan kedokteran, SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan kompetensi calon tenaga kesehatan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi akademik antar institusi dalam pengembangan pembelajaran dan pengelolaan laboratorium pendidikan kedokteran (penulis: Wiwit).
