Dosen Departemen Anatomi FKKMK UGM menghadiri Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) Perkumpulan Ahli Anatomi Indonesia (PAAI) tahun 2025 yang diselenggarakan di Solo pada 2–3 Oktober lalu. Kegiatan ini mengusung tema “Beyond Anatomy: Enhancing Innovation and Collaboration in Anatomy Education and Research”. Salah satu dosen Departemen Anatomi FKKMK UGM, dr. Nur Arfian, Ph.D., yang juga menjabat sebagai Ketua PB PAAI, berperan sebagai narasumber pada pre-conference workshop dengan topik Animal Model in Alzheimer’s Disease.
Beberapa dosen lain dari Departemen Anatomi FKKMK UGM turut berpartisipasi dalam sesi presentasi ilmiah, baik oral maupun poster, dalam simposium yang menjadi acara utama PIN PAAI di Hotel Harris Solo. Kegiatan ini memberikan kesempatan penting untuk mendiseminasikan hasil penelitian yang sedang dilakukan oleh para dosen serta memperluas wawasan di bidang anatomi dan kedokteran.
Rangkaian simposium ini juga mencakup acara penganugerahan kepakaran dalam bidang anatomi, histologi, dan disiplin terkait lainnya. Sebagai anggota PAAI, keikutsertaan para dosen sangat diharapkan karena selain menjadi sarana berbagi informasi dan pengetahuan, kegiatan ini merupakan wadah untuk bertukar pikiran dan menjalin kolaborasi.
Dosen dalam bidang ilmu kedokteran dasar berperan penting dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Partisipasi dalam pertemuan ilmiah seperti PIN PAAI dapat memperluas pengetahuan serta mendorong lahirnya solusi inovatif dalam pendidikan kedokteran dan dunia kesehatan. Keikutsertaan ini berkontribusi terutama pada SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).




